Senin, 05 Juli 2021

 Oleh : Cristina Eca Yulianti / B01218009 Praktikum JR2



Pria asal Blitar, Jawa Timur yang akrab di sapa Didin dengan nama lengkap Syaifuddin Zuhri ini memulai untuk menggapai kariernya dengan merantau ke Kota besar yaitu Surabaya pada tahun 1986. Setelah lulus SMA ia memutuskan untuk kuliah di Surabaya dan daftar di IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Surabaya pada tahun itu. Mengambil jurusan/program studi PPAI (Penyiaran Penerangan Agama Islam) yang pada saat ini dikenal dengan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI).


Setelah selesai kuliah, ia tidak kembali ke kampung halamannya di Blitar karena mempunyai banyak kegiatan di Surabaya. Yang pertama ia gabung di Korsiduma RRI (Radio Republik Indonesia) Surabaya yaitu sebuah komunitas kumpulnya anak-anak muda yang interest dengan dunia broadcast dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya. Ia bergabung di Korsiduma RRI mulai tahun 1987-1990.


Dari situ ia mempunyai pengalaman Jurnalistik diluar kampus karena di Korsiduma itu ada keharusan untuk meliput kegiatan-kegiatan dikampus-kampus Surabaya. Dan berita yang disiarkan setiap seminggu sekali di RRI Surabaya. Korsiduma juga menjadi acuan organisasi untuk perkembangan bakat khususnya dibidang broadcasting dan announcing. Ia meliput kegiatan kemudian membaca berita setiap hari sabtu. Karena kumpulnya setiap hari Sabtu di Siduma (siaran dunia mahasiswa). Salah satu pegiatnya juga dulu yaitu Prof. Dr. Suhartini pada saat kuliah.


Ia mengembangkan juga di kampus dengan masuk ke AraAita majalah; kampus yang terbit setiap 6 bulan sekali, sebagai reporter. Setelah lulus tahun 1991 melanjutkan perkembangan karier dan bakat didunia Jurnalistik. Sempat bekerja tahun 1991 di Harian Pagi Memorandum, koran kriminal terbesar tidak lama hanya 1,5 tahun tetapi mendapatkan pengalaman yang sangat berharga ketika dididik menjadi jurnalis di media cetak. Teknologinya saat itu sudah canggih menggunakan komputer , tapi tidak secanggih sekarang karena belum ada modem/internet.


Pada tahun 1992 ia pindah haluan, disamping masih menggeluti Jurnalistik cetak Ia mulai melirik dunia radio. Maka pada saat itu ia gabung disalah satu Radio siaran swasta di Surabaya sebagai announcer dan reporter. Diantaranya radio Istara, radio Rajawali, radio Kartika Bahari, sempat juga di radio Karolina. Ia tekuni selama kurang lebih 6 tahun. Hingga akhirnya ia concent di dunia radio sampek tahun 2004. Pagi berangkat pulang jam 11 malam setiap hari, jika koran cetak belum naik cetak koran belum boleh pulang. Meninggalkan dunia broadcasting pelan pelan secara praktis ditahun 2006.


Pada saat itu ia belum berada di dunia kampus, ia mulai mengajar ditahun 2001. Karena ia ditawari oleh Prof. Ali Azis untuk membantu teman-teman di Fakultas Dakwah dan Komunikasi untuk mengajar karena ia mempunyai pengetahuan di bidang broadcasting jurusan untuk mengajar di jurusan KPI.


Sebelum concent didunia pengajar ia memang banyak didunia entertain yaitu broadcasting. Dijalani dengan enjoy meskipun gajinya pada saat itu masih sangat kecil ditahun 90-an. Banyak tantangan dan kompetitornya tetapi ia enjoy menjalinya. Ia menyenangi dunia Jurnalistik. Kuncinya sabar dan tidak ada profesi yang kemudian naik pada posisi leader semua dari bawah.


 Kerja di dunia radio seperti kerja didunia entertain yang satu menjadi entertainment yang kedua menjadi profesi. Banyak seni didalamnya, karena harus belajar olah vocal, hunting kesana kemari. Kesan yang ia dapat selama bekerja di dunia broadcasting ia sangat senang dan membuat hari-harinya lebih menantang.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Popular Post

Labels

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © 2021 GROUP 1 KPI FDK UINSA -- Powered by Blogger -