- Back to Home »
- news »
- Menteri Agama RI Hadiri Milad FDK UIN Surabaya ke-50 tahun
(Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas)
SURABAYA – Menteri Agama RI Yaqut
Cholil Qoumas menghadiri acara peringatan 50 tahun Fakultas Dakwah dan
Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA) di Hotel Mercure
Grand Mirama Surabaya.
Pada hari jumat tanggal 26 maret
2021 di acara memperingati 50th Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang
juga dihadiri oleh menteri agama republik Indonesia yakni bapak H. Yaqut Cholil Qoumas. Dalam sambutanya beliau memaparkan dalam mengoptimalkan
kampus PTKIN yang educative dan mencerahkan itu sangat penting apalagi ditengah
tengah hoaxnya narasi ajaran agama yang masih banyak ditafsirkan menjadi
alat-alat politik ketimbang sebagai inspirasi, oleh karna itu PTKIN khususnya
Fakultas Dakwah dan Komunikasi harus memiliki upaya kuat dan sistematis untuk
mengarahkan umat islam yang lebih esensial. Ijtihat dan upaya yang dilakukan dengan
mempertegas madzhab islam wassatiyah.
“Mengoptimalkan
kampus PTKIN agar lebih mencerahkan dan edukati, sangatlah penting,” ujar
Bapak Menag Jumat (26/3/2021)
Bapak menteri agama juga berpesan
dalam memperingati 50th FDK agar civitas akademika melanjutkan
ajaran dan model dakwah walisongo yang terbukti berhasil agar tetap relevan
dalam ruang dan waktu yang terus berubah dan mengapresiasi terbitnya buku madzhab dakwah
wasathiyah Sunan Ampel yang merupakan ikhtiar untuk mendakwahkan islam sebagi solusi bagi kemausiaan dan rahmat bagi
semuanya, beliau percaya bahwa nama besar Sunan Ampel salah satu walisongo
dibalik perguruan tinggi ini akan mampu menghidupkan nilai-nilai islam dalam
konteks keindonesiaan dengan damai sebagaimana contoh yang diberikan para
walisongo termasuk didalamnya Sunan Ampel.
“Kontekstualisasi ajaran Islam dan dakwah model Wali Songo ini, yang membentuk wajah Islam Indonesia berbeda dengan sebagian besar dunia Islam, penerimaan umat Islam pada konsensus kebangsaan, dasar Negara Pancasila, bentuk Negara NKRI dan konstitusi Negara Undang-Undanf 1945” ujar Bapak Menag RI.
